Wednesday, 26 September 2018

Ini Dia Bahaya Penggumpalan Darah Bagi Ibu Promil


Penggumpalan darah atau darah beku pada rahim adalah suatu kondisi yang berbahaya. Antikoagulan yang terdapat di dalam darah mempunyai fungsi mencegah terjadinya penggumpalan, namun jika terjadi pendarahan yang parah maka tubuh dapat mengeluarkan dengan sangat cepat. Hal ini berakibat antikoagulan tidak dapat menjalankan fungsinya sehingga gumpalan darah pun terbentuk. Pada saat terjadi penggumpalan darah, otomatis darah yang keluar menjadi sangat kental. Kondisi ini menyebabkan beberapa masalah yang berhubungan dengan kesehatan. Hal ini yang perlu diwaspadai :
1. Ketidakseimbangan hormonal
Penyebab pembekuan darah di rahim yang pertama adalah adanya ketidakseumbangan hormin estrogen dengan progesterone. Kedua hormon ini bertanggung jawab dalam penebalan lapisan rahim. Jika keseimbangan kedua hormon ini terganggu maka dapat menyebabkan rahim menjadi sangat tebal sehingga berakibat terjadinya pembekuan pada rahim. Ketidakseimbangan hormon juga menjadi salah satu penyebab datang bulan tidak teratur yang berakibat sulit untuk mempunyai momongan.
2. Infeksi pada rahim
Rahim yang terinfeksi dapat dialami oleh wanita dalam berbagai umur. Infeksi pada rahim dapat terjadi juga pada saluran rahim, sehingga memicu pembekuan darah di rahim. Akibatnya darah yang keluar bentuknya berupa gumpalan. Kondisi ini juga dapat memicu terjadinya gejala anemia dan gejala darah rendah.
3. Terjadinya obstruksi
Obstruksi merupakan kondisi adanya polip yang terdapat pada mulut atau leger ragum. Hal inilah yang menyebabkan pembekuan darah di rahim serta penggumpalan darah pada saat haid. Selain itu, obstruksi juga menyebabkan saluran reproduksi menjadi tersumbat sehingga mengurangi peluang untuk hamil.
4. Perubahan otot rahim
Perubahan otot rahim atau adenomiosis merupakan suatu keadaan yang tidak noeh dibiarkan begitu saja. Kondisi ini mengakibatkan pembesaran rahim yang ebrakibat kontraksi otot rahim menjadi terganggu. Hal inilah yang menyebabkan pembekuan darah di rahim.
5. Endometriosis
Penyebab pembekuan darah di rahim selanjutnya adalah endometriosis. Pada kondisi ini sel-sel yang seharusnya tumbuh di dalam dinding rahim malah tumbuh di luar rahim. Akibatnya terjadilah pendarahan yang berat dan parah, nyeri serta pembekuan darah di rahim. Terjadinya endometriosis juga merupakan salah satu tanda-tanda menstruasi tidak normal yang menyebabkan sulitnya hamil.
6. Fibroid
Pembekuan darah di rahim dapat disebabkan oleh adanya tumor non-kanker yang tumbuh di dalam dinding rahim yang disebut fibroid. Tumor saat ini sangat sensitif pada hormon estrogen. Akibatnya pada saat haid yang diikuti dengan kenaikan tingkat estrogen maka terjadilah pertumbuhan fibroid yang lebih tinggi. Hal inilah yang menyebabkan pendarahan hebat yang diikuti dengan pembekuan darah di rahim. Wanita yang mempunyai fibroid akan mengalami masa haid menjadi lebih lama. Biasanya mereka tidak akan mengalami gejala atau keluahan apapun.
7. Keguguran
Janin dapat dikeluarkan melalui miss v dari rahim ketika kandungan tidak memiliki kemampuan untuk bertahan. Pada proses pengeluaran janin ini darah yang keluar sangat encer disertai gumpalan darah yang banyak. Hal inilah yang menyebabkan pembekuan darah di rahim dan merupakan salah satu dampak hb rendah saat melahirkan. Saat darah keluar akibat keguguran, gumpalan darah sangat banyak serta berwarna abu-abu dan merah hati.
Konsumsi ROSE-V yang merupakan minuman kesehatan wanita yang terbuat dari bahan herbal alami yang salah satu kandungannya yaitu kunyit putih yang mengandung anti pembekuan darah dan aman dikonsumsi karena sudah ada BPOMnya TR 133271441.

Monday, 24 September 2018

PCOS Membuat Sulit Hamil?


Mungkin Anda jarang mendengar penyakit PCOS atau polycystic ovary syndrome suatu penyakit yang berhubungan dengan estrogen dan progesteron yang tidak seimbang biasa terjadi pada wanita usia subur karena ketidakseimbangan wanita dengan PCOS dapat mengalami periode menstruasi yang tidak teratur. Ketidakteraturan membuat sulit hamil. Selain dapat menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur, PCOS juga dapat menyebabkan pertumbuhan rambut berlebih, jerawat, dan obesitas atau kegemukan. Jika PCOS tidak diobati, lama-kelamaan juga dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius diantaranya diabetes mellitus tipe 2 dan penyakit jantung.
Apa saja penyebab PCOS?
1.    Keturunan
Keturunan merupakan faktor terbesar yang bisa menyebabkan PCOS. Adapula yang mengatakan bahwa PCOS dapat diturunkan dari sisi keluarga ibu maupun ayah. Risiko untuk menderita PCOS tinggi jika salah satu wanita di keluarga menderita PCOS atau mempunyai periode menstruasi yang tidak teratur atau menderita diabetes. Para peneliti juga melihat kemungkinan bahwa gen tertentu terkait dengan PCOS.
2.    Kelebihan insulin
Jaringan tubuh resisten terhadap insulin, sehingga tubuh terpacu untuk memproduksi lebih banyak insulin yang mengganggu pembuahan normal dan memicu penambahan berat badan.
3.    Ketidakseimbangan hormon
Hal ini disebabkan antara lain karena naiknya kadar testosteron (hormon yang dominan pada tubuh pria), naiknya hormon lutein (kadar yang tinggi malah menganggu kerja ovarium).
Ini dia cara mengurangi risiko PCOS :
1.    Menjaga berat badon dalam batas normal sebelum kehamilan
2.    Menerapkan pola makan sehat
3.    Melakukan olah raga teratur
4.    Mengonsumsi Rose-V
Rose-V terbuat dari bahan herbal alami yang aman dikonsumsi yang salah satu kandungannya yaitu kacip fatimah yang membantu menyeimbangkan hormon dan juga mengatur siklus menstruasi.


Sunday, 23 September 2018

DISMENORE DAN GEJALANYA


Dismenore merupakan salah satu jenis gangguan siklus menstruasi. dismenore adalah  sesuatu hal yang normal, namun akan dapat berlebihan jika dipengaruhi oleh faktor fisik dan psikis, seperti stress maupun faktor dari hormon prostaglandin dan progesteron. ketika dismenore terjadi kontraksi otot rahim akibat peningkatan prostaglandin sehingga menyebabkan vasospasme dari arteriol utrerine yang menyebabkan terjadinya iskemia dan  kram pada abdomen bagian bawah yang akan merangsang rasa nyeri saat haid.Pengeluaran prostaglandin dipengaruhi oleh progesteron selama fase luteal dari siklus menstruasi dan mencapai puncaknya pada saat menstruasi.
Dismenore ada dua jenis yaitu dismenore primer dan dismenore sekunder. Disebut dismenore primer jika tidak ditemukan penyebab yang mendasarinya dan dismenore sekunder jika penyebabnya adalah kelainan kandungan. Dismenore primer sering terjadi, kemungkinan lebih dari 50% wanita mengalaminya dan 15% diantaranya mengalami nyeri pada saat menstruasi yang hebat. Biasanya dismenore primer timbul pada masa remaja, yaitu sekitar 2-3 tahun setelah menstruasi pertama. Nyeri pada dismenore primer diduga berasal dari kontraksi rahim yang dirangsang oleh prostaglandin. Nyeri dirasakan semakin hebat ketika bekuan atau potongan jaringan dari lapisan rahim melewati serviks (leher rahim), terutama jika saluran serviksnya sempit.
Pada seseorang yang berusia > 30 tahun, dismenore dapat terjadi karena kelainan organik (kelainan pada organ tubuh), seperti endometriosis, sehingga dapat menimbulkan gejala nyeri yang berat, sedangkan pada usia < 30 tahun, nyeri haid tidak ditimbulkan oleh kelainan organik dan rasa nyeri akan berkurang seiring bertambahnya usia. Salah satu faktor resikonya adalah puberitas dini, yaitu di bawah usia 11 tahun.\
Gejala-gejala dismenore atau kram menstruasi meliputi Nyeri di perut, nyeri bisa menjadiberat dalam beberapa waktu, merasa tertekan di perut, nyeri pada pinggul, punggungbawah, dan bagian dalam paha, sakit perut, kadang-kadang dengan muntah. Untuk mengurangi gejala bulanan tersebut bisa diatasi dengan meminum rutin rose v. Rose V merupakan minuman herbal dengan bahan alami yang dapat membantu meringankan nyeri haid.

Video Testimoni

settia